Oktober 21, 2008 oleh inkontrol
Abstract: the article is describing component of actuated valve (i.e: SDV, BDV), how each of them works and well-known brand of each of them.
Introduction
Actuated valve, also referred as shutdown valve, blowdown valve, on-off valve, mainly comprises of valve body and actuator. Here are several accessories that make actuated valve complete.

1. Solenoid Valve
Comprises of a solenoid and a valve which form is usually a three-way valve. Solenoid converts electrical energy to mechanical energy resulting three-way valve changes its state.
Baca entri selengkapnya »
Tag: limit switch, regulator, solenoid, valve
Ditulis dalam Field Instruments, Safety Instrumented System | 1 Komentar »
Oktober 18, 2008 oleh inkontrol
Abstract: This article describing Fieldbus technology which has been implemented for industrial communication means for instrumentation in oil and gas industry also the advantages and disadvantages of FieldBus technology.
Abstrak: Artikel ini membahas mengenai teknologi Fieldbus yang telah diimplementasikan sebagai salah satu teknik komunikasi standar di industri minyak dan gas, serta keuntungan dan kekurangan dari teknologi Fieldbus.
Pendahuluan
Interoperability adalah senjata utama teknologi modern yang berbasis IT. Plug & play demikian istilah yang umum digunakan. Ibarat USB yang bisa langsung colok dimanapun pada port USB tanpa perlu adanya driver software secara khusus pada windows XP. Demikian halnya dengan dunia instrumentasi yang sudah melangkah untuk menggunakan protokol komunikasi maka protokol yang sudah standardize diperlukan untuk menunjang kemampuan plug & play tersebut. Fieldbus adalah salah satu product technology yang disepakati oleh 300 lebih manufacture instrument. Konsep paling mendasar dari Teknologi Fieldbus adalah pendistribution fungsi kontrol pada network. LAN in industrial instrumentation.
Baca entri selengkapnya »
Tag: centralized control, digital data, Fieldbus, routing cable
Ditulis dalam Field Instruments, Industrial Communications & Networks | Leave a Comment »
Oktober 17, 2008 oleh webywebyweby
Abstract: This article discusses basic techniques reading P&ID in oil & gas industry starting with introduction to drawing anatomy, general introduction to symbols of P&ID and special introduction to symbols of instrumentation and control of P&ID.
Abstrak: Tulisan ini membahas teknik-teknik dasar membaca P&ID di industri minyak dan gas dimulai dari pengenalan anatomi gambar, secara umum pengenalan simbol-simbol di P&ID dan secara khusus pengenalan simbol-simbol instrumentasi dan kontrol di P&ID.
Pendahuluan
Piping and Instrumentation Diagram atau biasa disingkat P&ID adalah ilustrasi skematik secara mendetail mengenai hubungan fungsional perpipaan, instrumentasi dan komponen sistem peralatan didalam suatu pabrik. P&ID adalah salah satu informasi penting mengenai semua komponen pabrik, baik ketika pabrik didalam fase desain, fase konstruksi maupun fase operasional. Dari P&ID kita dapat mengetahui bagaimana suatu pabrik proses bekerja, pipa ukuran apa saja yang digunakan, instrumentasi apa saja yang digunakan dan lain sebagainya. Intinya, P&ID adalah jantung komunikasi antara para insinyur fasilitas produksi dari berbagai disiplin ilmu mengenai pabrik.
Baca entri selengkapnya »
Tag: instrumentasi, P&ID, PFD, piping and instrumentation diagram, process flow diagram
Ditulis dalam Piping & Instrumentation Diagram (P&ID), Surface Facilities | 3 Komentar »
Mei 14, 2008 oleh novakurniawan
Abstract:
This is the overview of level instrument which is normally used in oil & gas industry. We are going to discuss about level instrument calibration, installation, and pre-commissioning. One more important thing that actually need to be discussed is level instrument selection. But I think I need another contributor who is working in engineering company to explain how to select level instrument.
Abstrak
Tulisan ini adalah overview tentang level instrument yang biasa digunakan di industri oil & gas. Di sini akan dibahas tentang kalibrasi, instalasi, dan pre-commissioning dari level instrument. Satu lagi hal penting yang perlu didiskusikan adalah seleksi level instrument. Tetapi kontributor lain yang bekerja untuk perusahaan engineering yang lebih cocok untuk membahas pemilihan level instrument.
Baca entri selengkapnya »
Tag: DP Level, Magnetic Level
Ditulis dalam Field Instruments | 5 Komentar »
April 29, 2008 oleh webywebyweby
Abstract: this article discuss the reasons why do we need to maintain liquid level in a pressurized vessel.
Abstrak: tulisan ini membahas alasan mengapa kita perlu mempertahankan level cairan didalam sebuah pressure vessel.
Pendahuluan
Sebuah pertanyaan yang wajar mengemuka di fasilitas produksi minyak dan gas adalah “mengapa kita perlu mempertahankan liquid level dalam sebuah pressure vessel?”. Bahkan kalau kita lihat lebih teliti di P&ID yang sering kita pelototi, setting level control valve (LCV) di sisi keluaran cairan (bottom outlet) adalah fail-closed seperti pada gambar dibawah.

Lha, cairan didalam pressure vesselnya apa ga malah mbludak (membanjir) kalau control valve-nya mengalami kegagalan? Begitu juga kalau SDV-nya nutup, kan malah membanjir ga keruan? Belum lagi konsekuensi dari low level liquid ini cukup serius, yaitu membuat fasilitas produksi berhenti beroperasi.
Baca entri selengkapnya »
Tag: gas blowby, liquid level control, mechanical integrity
Ditulis dalam Process Control, Surface Facilities | 4 Komentar »
April 29, 2008 oleh webywebyweby
Abstract: this article discuss differences between orifice and restriction orifice in terms of physical form, functionality and their applications in oil and gas surface facilities.
Abstrak: artikel ini membahas perbedaan antara orifice dan restriction orifice dari sisi bentuk fisik, fungsionalitas dan aplikasinya di fasilitas minyak dan gas
Pendahuluan
Apakah anda ingin melakukan pengukuran aliran suatu fluida atau apakah anda ingin mereduksi tekanan suatu fluida secara drastis dan permanen? Kedua hal tersebut dapat dilakukan oleh benda yang namanya sama-sama mengandung kata Orifice, yang pertama adalah Orifice dan yang kedua adalah Restriction Orifice. Secara umum, orifice mempunyai bentuk sebagai suatu plat yang mempunyai lubang ditengahnya. Contoh bentuk orifice seperti gambar berikut:

Kira-kira apa sajakah perbedaan antara Orifice untuk flowmeter dan Restriction Orifice? Mari kita amati gambar dibawah yang merupakan contoh gambar dari Orifice untuk flowmeter dan Restriction Orifice.

Baca entri selengkapnya »
Tag: limiting flow, Orifice, pembagian tekanan, pembatasan aliran, Restriction Orifice
Ditulis dalam Field Instruments, Surface Facilities | 6 Komentar »